PERJALANAN DENGAN HAPPY


class=needearnbanner_title>2,000,000 Shoppers


Advertise your product to 2,000,000 shoppers. Just for $19.90

Click Here...


20,000 Visitors Just for $19.90


Quality advertising. Big traffic. Increase sales. Promote your website.

Click Here...


20,000 Users Just for $19.90


Quality advertising. Big traffic. All users unique All real customers

Click Here...

Quality advertising. Big traffic. Increase sales. Promote your website. Advertise your product to shoppers.
Quality advertising. Big traffic. Increase sales. Promote your website. Advertise your product to shoppers.
Quality advertising. Big traffic. Increase sales. Promote your website. Advertise your product to shoppers.
Quality advertising. Big traffic. Increase sales. Promote your website. Advertise your product to shoppers.
Quality advertising. Big traffic. Increase sales. Promote your website. Advertise your product to shoppers.



Selasa, 19 April 2016

Malaikat Pun Menangis Ayah

Malaikat Pun Menangis Ayah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sang fajar mulai bangun dari peraduannya, kicauan burung pun mulai terdengar saling bersahutan. Para ayam jantan sudah mulai bertengger dan berkokok dengan suara nyaring mereka untuk menandakan bahwa hari baru telah tiba. Perlahan para petani sudah mulai turun ke sawah mereka, dan beberapa pedagang sudah bersiap dengan dagangan mereka yang akan mereka bawa ke pasar. Tak mereka rasakan dinginnya bayu pagi yang semakin menusuk tulang rusuk mereka, yang sebenarnya usia mereka sudah terbilang cukup senja untuk bekerja. Tapi mereka tak merasakan itu semua karena mereka hanya berharap hari ini mereka bisa makan meski hanya dengan sesuap nasi saja.

Hanya bermodal sepeda tua seorang lelaki paruh baya mencari rizki di pasar yang biasa ia datangi. Dengan kayuhan sepeda yang perlahan lelaki itu menekuni pekerjaannya yang ia anggap sudah menjadi kewajibannya. Selama pekerjaan itu halal, ia akan terus menjalaninya hanya untuk anaknya yang berusia 5 tahun.

Dia adalah pak Rahmat, ia adalah seorang lelaki tua yang hidup di sebuah gubuk tua, bersama anak satu-satunya, Nesya. Semenjak kepergian istrinya setelah kelahiran Nesya, pak Rahmat hidup hanya dengan Nesya. Bagi pak Rahmat, Nesya adalah malaikat kecil yang akan menjadi obat jerih payahnya di masa senja pak Rahmat kelak. Dengan penuh rasa ikhlas pak Rahmat jalani pu
... baca selengkapnya di Malaikat Pun Menangis Ayah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar